Kamis, 17 Mei 2018

MAKNA MELAHIRKAN DI RUMAH BAGI SEORANG PEREMPUAN

Di sini saya akan memaparkan tentang Makna Melahirkan Di Rumah Bagi Seorang Perempuan. Lansung saja ⇓⇓



Peristiwa persalinan adalah peristiwa normal dalam kehidupan suatu keluarga, sehingga melahirkan di rumah dengan ditolong tenaga kesehatan merupakan pilihan yang bisa dilakukan oleh perempuan. Studi kualitatif fenomenologi untuk menggali makna melahirkan di rumah bagi perempuan yang melahirkan ditolong tenaga kesehatan belum banyak dilakukan. 
Sejarah tempat persalinan  dari abad ke abad telah mengalami pergeseran. Sebelum abad ke 20 persalinan sering dilakukan di rumah (Calcette, Dos Santos, Collaco, Granemann & Dario, 2011). Pada permulaan abad ke 20 terjadi perpindahan tempat persalinan dari rumah ke rumah sakit. Asuhan maternitas ilmiah di rumah sakit sejak saat itu semakin terkenal, terutama di Amerika. (Gorrie, McKinney & Murray, 1998; Zwelling & Phillips, 2001).
Meningkatnya penggunaan teknologi pada pelayanan perinatal, menyebabkan klien tidak diperlakukan sebagai subyek. Hal ini disadari betul oleh perawat, sehingga timbul gerakan persalinan natural yang menghendaki persalinan berfokus pada keluarga (family centered) sebagai pengganti model medis. Perhatian terhadap penggunaan teknologi di rumah sakit yang berlebihan, kurangnya keterlibatan keluarga dan kurangnya kontrol personal membuat klien mencari pertolongan persalinan di rumah sebagai pilihan (Phillips, 1999; Zwelling & Phillips, 2001).
Istilah “Persalinan Natural” mengacu pada berbagai metode, termasuk pada pendekatan Lamaze, Bradley, dan home-birth atau persalinan di rumah, yang menitik beratkan pada acara alami atau kurang mengandalkan teknologi medis (Cosans, 2004).
Persalinan di rumah dipilih karena berbagai alasan. Jouhki (2012) menemukan alasan utama perempuan memilih persalinan di rumah, yaitu pengalaman persalinan yang lalu, pertimbangan persalinan merupakan proses alami, otonomi meningkat, lingkungan rumah, institusi, keinginan untuk memilih penolong persalinan, ketidakpercayaan pada kemapanan medis, dan kesempatan anak yang lain atau saudara kandung bayinya untuk menyaksikan persalinan. Menurut partisipan dalam penelitian kualitatif ini yang paling penting adalah otonomi, sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan pada umumnya.

MAKNA MELAHIRKAN DI RUMAH BAGI SEORANG PEREMPUAN
·         Melahirkan merupakan Suatu Kodrat bagi Seorang Ibu
Melahirkan dianggap sebagai kesempurnaan peran perempuan, seperti ungkapan partisipan (klien) berikut : “.. melahirkan memang sudah kodrat perempuan ya.. jadi ya harus dijalani..” . Makna melahirkan sebagai kodrat perempuan lebih jauh dijelaskan oleh partisipan yaitu harus merasakan sakit pada saat melahirkan dan menjalani perjuangan hidup yang membawa ibu pada kepasrahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Mereka menganggap bahwa melahirkan identik dengan rasa sakit atau perjuangan hidup dan mati. Penderitaan menghadapi nyeri persalinan harus disikapi dengan sikap menerima : “Walaupun sakit karena ingin punya anak ya harus diterima saja.. sakit ataupun tidak saya terima saja. Itu sudah kodrat perempuan..” .
·         Kebahagiaan bagi Seorang Perempuan yang Melahirkan di Rumah
Walaupun persalinan dianggap identik dengan nyeri tetapi semua partisipan mengungkapkan tentang pengalaman kebahagiaan pada saat melahirkan di rumah. Melahirkan di rumah justru tidak perlu banyak persiapan dan kerepotan yang ditimbulkan makin menambah kebahagiaan : “Ya seneng, Alhamdulillah sudah melahirkan, padahal saya hanya orang seperti ini, persiapan melahirkan juga tidak banyak bu..”. Melahirkan di rumah juga memberikan keistimewaan karena lingkungan yang tidak asing dan bisa didampingi oleh orang terdekat, bukan hanya suami.
·         Makna Pembelajaran bagi Keluarga Ketika Ibu Melahirkan di Rumah
Untuk menjalani proses persalinan di rumah, tidak hanya ibu tetapi seluruh anggota keluarga harus disiapkan, baik secara fisik maupun psikologis. Menurut pengalaman partisipan, melahirkan di rumah merupakan suatu tahapan pembelajaran kepada keluarga untuk mengetahui atau memahami bahwa persalinan itu merupakan suatu peristiwa alamiah yang harus dilewati oleh seorang ibu.
Makna melahirkan dirasakan oleh partisipan yang melahirkan di rumah sebagai kodrat seorang perempuan seperti halnya menstruasi, hamil, dan menyusui karena semuanya itu merupakan keadaan manusia yang tidak dapat diubah atau pun ditolak. Persalinan mengandung makna perjuangan menghadapi rasa sakit yang dipercaya oleh perempuan sebagai keharusan.
Kebahagiaan bagi Seorang Perempuan yang Melahirkan di Rumah, kebahagiaan di sini dapat dikatakan sebagai kepuasan terhadap persalinan dan pengalaman persalinan yang positif. Menurut Janssen, Henderson, dan Vedam (2009) persalinan yang positif itu, perempuan merasakan pengalaman tentang kepercayaannya terhadap keterampilan dan pengetahuan bidan yang menolongnya, dukungan emosi, dan pemberdayaan yang mereka peroleh melalui hubungannya dengan bidan, persepsi rileksasi terhadap suasana rumahnya sendiri yang tidak asing, mereka terinformasi, dan terlibat dalam perencanaan perawatannya, dan lamanya waktu yang dihabiskan oleh bidan penolongnya bersama mereka dan keluarganya.
Makna pembelajaran bagi keluarga khususnya anak-anak untuk mengetahui atau memahami bahwa persalinan itu merupakan suatu hal alamiah yang dialami oleh seorang ibu. Beberapa keuntungan persalinan di rumah adalah ibu tetap berada pada lingkungan keluarganya sehingga hal tersebut meningkatkan tumbuh kembang seluruh anggota keluarga, sibling atau anak-anak yang lain tidak perlu terpisah dengan ibunya sehingga mendukung penerimaan mereka terhadap anggota keluarga yang baru lahir. Selain itu juga persalinan di rumah memberikan pelajaran bagi suami. Jouhki, Suominen, dan Astedt-Kurki (2015) mengungkapkan pendapat para suami yang mendampingi istrinya dalam persalinan di rumah. Pengalaman para suami meliputi berbagai tanggung jawab, mendukung istri, dan berpatisipasi dalam proses persalinan.

Itu saja penjelasan tentang Makna Melahirkan Di Rumah bagi Seorang Perempuan. Mohon maaf jika masih ada yang kurang dalam penjelasannya. Sekian dan Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KHASIAT DAN EFEK MENGKONSUMSI CAMEL URINE

  Beberapa kitab  syarah  hadis menjelaskan perihal kencing unta yang cukup pelik perdebatannya. Mulanya: apakah kencing unta itu suci? ...